📞 (021) 3511-648 ✉ setkab@setkab.go.id
Agenda Nasional

17 Program Prioritas Kabinet Indonesia Maju

Kabinet Indonesia Maju menetapkan 17 program prioritas yang dirancang untuk mewujudkan visi Indonesia Maju dan meletakkan fondasi kokoh menuju Indonesia Emas 2045. Setiap program memiliki target terukur dan mekanisme akuntabilitas publik yang ketat.

📊 Update Terkini (Juli 2025): Dari 17 program prioritas, 15 program telah mencapai lebih dari 50% target tahunan. Dua program — Makan Bergizi Gratis dan Cek Kesehatan Gratis — bahkan telah melampaui target semester pertama.
17
Program Prioritas
82%
Rata-rata Realisasi 2025
Rp 1.247 T
Total Anggaran 2025
🍱
Program 01

Makan Bergizi Gratis

🟢 Berjalan Baik — 108% Target Sem. I

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah program andalan Kabinet Indonesia Maju yang memberikan makanan bergizi seimbang secara gratis kepada anak usia sekolah (PAUD, SD, SMP, SMA/SMK) dan ibu hamil di seluruh Indonesia. Program ini dirancang untuk mengatasi masalah stunting yang masih menjadi tantangan besar bangsa, sekaligus meningkatkan kemampuan belajar dan produktivitas generasi muda.

Setiap porsi makanan memenuhi standar gizi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan: minimal 600 kalori untuk anak SD dengan komposisi karbohidrat, protein hewani/nabati, sayuran, dan buah-buahan. Pengadaan bahan pangan dilakukan melalui kemitraan dengan petani dan UMKM lokal, sehingga program ini sekaligus memberdayakan perekonomian masyarakat desa.

6,5 JutaPenerima Manfaat
38 ProvinsiCakupan Nasional
Rp 71 TAnggaran 2025

Berdasarkan evaluasi Kementerian Kesehatan, daerah yang telah 6 bulan menjalankan program MBG mencatat penurunan prevalensi stunting hingga 3,2% — angka yang sangat signifikan. Selain itu, tingkat kehadiran siswa di sekolah meningkat rata-rata 12% di daerah yang menerima program ini.

Baca Perkembangan Terkini →
🏗
Program 02

Pembangunan 3 Juta Rumah

🟡 On Track — 812.000 Unit Sem. I

Program Pembangunan 3 Juta Rumah per tahun adalah respons langsung terhadap defisit perumahan (backlog) yang mencapai lebih dari 12,7 juta unit di Indonesia. Program ini menyasar tiga segmen utama: masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), ASN dan TNI/Polri, serta masyarakat di kawasan pesisir dan pedesaan.

Mekanisme pelaksanaannya melibatkan sinergi antara Kementerian Perumahan Rakyat, PUPR, BUMN konstruksi (Perumnas, Wika, Adhi Karya), pemerintah daerah, dan sektor swasta. Pembiayaan dilakukan melalui subsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), BP2BT, dan skema pembiayaan syariah bagi masyarakat yang tidak terjangkau perbankan konvensional.

812.000Unit Selesai Sem. I
Rp 53 TAnggaran 2025
34 ProvinsiCakupan Pembangunan
Baca Perkembangan Terkini →
🌾
Program 03

Swasembada Pangan Nasional

🟢 Surplus — Produksi Padi +8,2%

Program Swasembada Pangan merupakan pilar ketahanan nasional yang ditargetkan mewujudkan kemandirian pangan Indonesia dari ketergantungan impor beras, jagung, kedelai, gula, dan garam. Kabinet Indonesia Maju menetapkan target swasembada penuh untuk beras dan jagung pada 2026, serta pengurangan impor kedelai sebesar 40% melalui perluasan lahan pertanian dan adopsi varietas unggul.

Strategi utama mencakup: (1) optimasi 1 juta hektar lahan rawa di Kalimantan dan Sumatra menjadi sawah produktif; (2) penggunaan pupuk subsidi yang lebih tepat sasaran melalui sistem data tani terintegrasi; (3) mekanisasi pertanian dengan pengadaan 50.000 unit alsintan; dan (4) jaminan harga gabah petani melalui kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang kompetitif.

+8,2%Kenaikan Produksi Padi
1 Juta HaTarget Optimasi Lahan
Rp 3 Juta/TonHPP Gabah Kering Panen
Baca Perkembangan Terkini →

Program Prioritas Lainnya

⚡
Program 04

Energi Bersih & Terbarukan

Transisi energi nasional menuju bauran EBT 23% di 2025 dan 31% di 2030. Percepatan PLTS atap, PLTB, dan geothermal di seluruh wilayah Indonesia untuk mewujudkan kemandirian energi dan komitmen iklim.

24,8% Bauran EBT saat ini (target: 23%)
Selengkapnya →
🎓
Program 05

Pendidikan Berkualitas & Merata

Revitalisasi 10.000 sekolah unggulan, program beasiswa Nusantara untuk 50.000 mahasiswa, dan program link-and-match dunia pendidikan dengan industri untuk menciptakan SDM yang siap kerja dan berdaya saing global.

50.000 Penerima Beasiswa Nusantara 2025
Selengkapnya →
🏥
Program 06

Layanan Kesehatan Gratis

Pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh rakyat Indonesia, penguatan Puskesmas di daerah 3T, pengadaan 10.000 dokter PTT untuk daerah terpencil, dan ekspansi BPJS Kesehatan ke 100% penduduk.

70 Juta Warga Telah Periksa Kesehatan Gratis
Selengkapnya →
📡
Program 07

Digitalisasi Pelayanan Publik

Transformasi digital 1.500 layanan pemerintah ke platform INA Digital, perluasan jaringan internet di 12.548 desa, dan pengembangan Palapa Ring untuk konektivitas digital nusantara yang merata dan terjangkau.

1.500 Layanan Publik Didigitalisasi
Selengkapnya →
💼
Program 08

Penciptaan Lapangan Kerja

Target penciptaan 19 juta lapangan kerja baru melalui paket investasi, hilirisasi industri, pengembangan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), dan program vokasi yang menghubungkan lulusan SMK dengan industri strategis.

8,7 Juta Lapangan Kerja Baru Sem. I 2025
Selengkapnya →
🌊
Program 09

Penguatan Ekonomi Biru

Optimalisasi potensi laut Indonesia melalui pengembangan budidaya perikanan berkelanjutan, penguatan armada nelayan, dan program ekspor produk kelautan yang ditargetkan mencapai USD 7,4 miliar pada 2025.

USD 4,1 M Ekspor Produk Kelautan Sem. I 2025
Selengkapnya →

❓ Pertanyaan Umum tentang Program Prioritas

Program Makan Bergizi Gratis disampaikan langsung melalui sekolah. Siswa PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK yang terdaftar di sekolah negeri maupun swasta akan otomatis mendapatkan makanan bergizi setiap hari sekolah tanpa perlu mendaftar. Ibu hamil dapat mengakses program ini melalui Puskesmas terdekat atau bidan desa yang telah teregistrasi dalam sistem data MBG nasional.
Program 3 Juta Rumah menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan pendapatan di bawah Rp 8 juta per bulan, ASN golongan I dan II, TNI/Polri golongan bintara, serta masyarakat yang belum memiliki rumah. Calon penerima dapat mendaftar melalui sistem SIBERMEN (Sistem Informasi Bantuan Perumahan Masyarakat Nasional) di aplikasi MyASN atau kantor dinas perumahan daerah.
Program Cek Kesehatan Gratis dapat diakses oleh seluruh WNI yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Caranya: (1) Unduh aplikasi Satu Sehat di Google Play atau App Store; (2) Daftar akun menggunakan NIK; (3) Pilih jadwal pemeriksaan di Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan tingkat pertama terdekat; (4) Datang sesuai jadwal dengan membawa KTP asli. Pemeriksaan mencakup tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan deteksi dini kanker serviks/payudara.
Sekretariat Kabinet menerapkan sistem monitoring berbasis data real-time melalui Sistem Monitoring dan Evaluasi (Sismev) yang terintegrasi dengan 48 kementerian/lembaga. Evaluasi dilakukan setiap bulan melalui Rapat Koordinasi Menteri, setiap kuartal melalui Sidang Kabinet Terbatas, dan setiap semester melalui Sidang Kabinet Paripurna. Hasil evaluasi dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat melalui situs setkab.org dan laporan tahunan LKPP.
Masyarakat dapat melaporkan permasalahan melalui beberapa saluran resmi: (1) Portal LAPOR! SP4N di lapor.go.id; (2) Hotline Setkab di (021) 3511-648 pada jam kerja; (3) Email pengaduan di setkab@setkab.go.id; (4) Media sosial resmi @setkabgoid; atau (5) Datang langsung ke kantor Setkab di Jl. Veteran III No. 2, Jakarta Pusat. Setiap laporan dijamin ditindaklanjuti dalam 14 hari kerja.